Keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah

 

Keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah

Oleh Deden Burhani Hidayat, S.Pd.I

Kita bersyukur kepada Allah Swt, karena Allah telah memberikan nikmat dan karunia kepada kita yang amat sangat banyak. Diantaranya adalah Allah Swt menjadikan untuk kita musim-musim kebaikan untuk memperbanyak amal shalih. diantara musim kebaikan itu adalah “’asyru dzilhijjah” 10 hari pertama dari bulan dzulhijjah. Pada hari ini kita telah memasuki 10 hari pertama bulan dzulhijjah, yaitu hari-hari yang penuh keberkahan dan kebaikan, dan hari-hari yang paling mulia dan agung. Allah menjadikannya mulia dan melebihkan hari-hari tersebut dibanding hari-hari lainnya. Banyak sekali ayat-ayat Allah Swt dan juga Sabda-sabda Baginda Rasulullah Saw yang menjelaskan kepada kita tentang keutamaan 10 hari pertama dari bulan dzulhijjah. Diantaranya adalah firman Allah Swt,

وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ

“Demi waktu fajar dan malam-malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2).

Para Ulama ahli tafsir Abdullah bin Abbas, Ibnu Zubair  dan yang lainnya menafsirkan yang dimaksud 10 malam itu adalah 10 hari pertama di bulan Dzul Hijjah.

Kemudian juga di dalam surat Al Hajj ayat 28. Allah Swt berfirman :

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُوْمَاتٍ

“Dan supaya mereka berdzikir menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.”

Menurut Ulama Ahli tafsir yang dimaksud hari-hari yang ditentukan adalah 10 hari pertama di bulan dzulhijjah.

Kemudian juga ada Hadits baginda Rasul yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullahu ta’ala melalui jalan sahabat Ibnu Abbas ra :

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ – يَعْنِي الْعَشْرِ الأول من ذي الحجة – قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ؟ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah. Lalu sahabat bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”

Hadits ini merupakan motivasi dari baginda Rasul yang menunjukkan bahwa seluruh amalan sholeh yang dikerjakan pada 10 hari ini lebih dicintai oleh Allah dibandingkan jika dikerjakan para hari-hari yang lainnya sepanjang tahun. Tentunya ini menunjukkan akan dilipat gandakannya pahala amalan sholeh pada 10 hari pertama bulan dzulhijjah sampai 700 x lipat sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi baginda Rasul bersabda : Amalun fiiha bisab’iin miah , dan keutamaan ini mencakup seluruh amalan sholeh tanpa terkecuali.

Kemudian juga diantara keutamaan 10 hari pertama bulan dzulhijjah adalah di dalamnya ada hari ‘Arafah tanggal 9 dzulhijjah yang merupakan puncak dari ibadah haji, hari pengampunan dosa,hari pembebasan dari api neraka. Kemudian juga diantara keutamaan 10 hari pertama bulan dzulhijjah adalah di dalamnya ada hari nahr hari raya idul adha tanggal 10 dzulhijjah ketika hewan qurban disembelih. Di dalam riwayat imam abu daud dan an nasai Baginda Rasul bersabda :

اَعْظَمُ الْاَيَامِ عِنْدَ اللهِ يَوْمُ النَحْرِ

“Hari-hari paling agung di sisi Allah adalah hari Nahr tanggal 10 dzulhijjah ketika hewan qurban disembelih“

Syekh Abdul Qadir al-Jilany dalam al-Ghuniyah menukil pendapat yang menyatakan, bahwa barang siapa yang memuliakan 10 hari Dzulhijjah dengan memperbanyak amal shalih, maka akan mendapatkan sepuluh kemuliaan. 1. Umurnya berkah, 2. Hartanya bertambah, 3. Keluarganya mendapat perlindungan, 4. Dosa-dosanya diampuni, 5. pahala amal baiknya dilipatgandakan sampai 700x lipat, 6. Mendapat kemudahan menjelang kematiannya, 7. Mendapat cahaya terang di alam kuburnya, 8. Saat ditimbang, amal kebaikannya diberatkan, 9. Selamat dari siksa neraka, 10. Mendapat derajat tinggi (surga).

Itulah diantaranya beberapa keutamaan 10 hari pertama bulan dzulhijjah. Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan hari-hari yang penuh dengan keutamaan dan kemuliaan ini untuk menambah dan meningkatkan amal shalih kita. Begitu pula kita manfaatkan waktu yang ada untuk memperbanyak dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga kita akan menjadi orang yang mendapatkan kelapangan hati, senantiasa takut kepada Allah  terjaga dari gangguan setan, mendapatkan limpahan rahmat, berkah dan ampunan dari Allah Swt.

(Majelis Istighotsah)

Comments