PENTINGNYA BERDZIKIR

Dzikir ditinjau dari segi bahasa (lughatan) adalah mengingat, sedangkan dzikir secara istilah adalah membasahi lidah dengan ucapan-ucapan pujian kepada Allah Swt. Kenapa kita harus berdzikir ? Karena dzikir merupakan wujud dari rasa syukur kita terhadap Allah Swt dan yang terpenting, dengan berdzikir kita bisa bertaqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Dzikir diibaratkan seperti bangunan-bangunan suatu negeri; yang tanpa dzikir, seolah sebuah negeri hancur porak poranda bangunannya. Bagi para musafir, Dzikir digunakan sebagai senjata untuk menumpas para perompak jalanan. Dzikirpun menjadi alat yang handal untuk memadamkan kobaran api yang membakar dan membumi hanguskan rumah insan. Demikianlah diungkapkan dalam “Tahdzib Madarijis Salikin”.

Dzikir merupakan makanan pokok bagi hati setiap mu’min, yang jika dilupakan maka hati insan akan berubah menjadi kuburan. Rasulullah SAW  pernah menggambarkan perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah Swt.

عَنْ أَبِي مُوْسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الذِّي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالذِّي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir, adalah seumpama orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari)

Bahkan dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga mengumpamakannya dengan rumah. Rumah orang yang berdzikir kepada Allah adalah rumah manusia hidup, dan rumah orang yang tidak berdzikir adalah seperti rumah orang mati, atau kuburan. Mengingat begitu pentingnya berdzikir, maka kita sebagai orang yang beriman dianjurkan untuk selalu memperbanyak dzikir atau mengingat Allah Swt.

Comments