Realisasi Haji dalam kehidupan

Tanda-tanda kemabruran haji seseorang adalah jika ia mampu memperbaiki sikap & kepribadiannya menjadi lebih baik setelah melaksanakan haji dibandingkan sebelumnya dan tidak lagi mengulang maksiat.

Keterkaitan antara pelaksanaan haji dengan kehidupan sehari-hari antara lain terwujud dalam:

  • Pengambilan sikap untuk berbuat sesuai aturan dan perintah Allah sebagai realisasi dari pengambilan miqat ihram.
  • Menjaga diri dengan aturan  dan membatasi diri dari hal yang mengharamkan sebagai realisasi dari ihram.
  • Senantiasa mendahulukan panggilan Allah dan tidak membaurkan dengan niat dan tujuan lain sebagai realisasi dari ungkapan Talbiyah.
  • Memperjuangkan syiar Allah sehingga Allah dan Islam menjadi pusat dari perputaran dunia sebagai realisasi kepatuhan dan kekhusyuan dalam ibadah Thawaf.
  • Senantiasa berintrospeksi (bermuhasabah) sebagai perwujudan makna Wukuf di Arafah.
  • Senantiasa berkorban di jalan Allah dengan harta dan jiwa sebagai realisasi dan makna berqurban dan tahalul.
  • Meningkatkan keinginan untuk sewaktu –waktu beriktikaf, sebagai realisasi makna mabit.
  • Keharusan berusaha dan berjuang sekuat tenaga untuk meraih cita-cita masa depan sebagai realisasi Sa’i.
  • Menjaga lingkungan hidup dan menghindari seluruh aktivitas yang merusak alam sebagai realisasi larangan berburu, memotong pohon dan menyakiti orang lain selama berhaji.
  • Berjiwa toleran dan saling menghormati sesama sebagai realisasi makna larangan untuk berbuat rafats, fusuq, dan jidal.

Semoga kita bisa menerapkan hal-hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari, Aamiin.

Comments