WPWA & JRA ADAKAN LATIHAN PEMULASARAAN JENAZAH

Kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang meninggal adalah merawat dan mengurusnya dengan benar serta menyegerakan penguburannya, kecuali ada hal yang memaksa untuk menunda.

Adapun hukum mengurus jenazah adalah fardu kifayah, artinya apabila disuatu daerah ada seorang meninggal dunia dan sudah ada yang mengurusinya, maka yang lain telah terbebas dari kewajiban dan tidak berdosa, akan tetapi, apabila tidak ada satupun orang yang mau mengurusnya, maka kita semua berdosa. Hal inilah yang mendasari Warga Pengajian Wanita Assalaam (WPWA) menyelenggarakan kegiatan pelatihan Pemusalaran Jenazah , Jum’at (23/10/2020) di Aula SD Assalaam Bandung.  Kegiatan ini dibuka langsung oleh KH. Habib Syarief Muhammad Alaydrus (Ketua umum yayasan Assalaam). Adapun yang memberikan meteri Ibu Hj. Siti Haliyah dan Bapak H. Lukman Hakim ketua Bidang Sosial Keagamaan Yayasan Assalaam. Pelatihan ini di ikuti oleh 55 orang Jamaah dan Utusan Majlis Taklim mitra WPWA.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini kemungkinan terdengar di sebagaian masyarakat sebagai kegiatan yang sepele, namun bagaimana jadinya jika keluarga yang berduka saat itu tidak menemukan kelompok pemusalaran jenazah  yang dibutuhkan. pemusalaran jenazah adalah pengetahuan dan keterampilan bagaimana caranya memandikan, mengkafankan, mengsholatkan , dan menguburkan jenazah sesuai dengan yang telah diajarkan di dalam alqur’an dan al-hadits. Selain minimnya anggota masyarakat sebagai generasi penerus pelaksana pemusalaran jenazah, generasi pendahulu sebelumnya selain sudah ada yang meninggal dunia, juga banyak yang sudah uzur ataupun lanjut usia,  ujar Hj.Siti Haliah ketua WPWA.

Perlu kita ketahui bersama bahwa ketika seseorang meninggal maka terdapat lima hal yang harus diperhatikan antara lain berkenaan dengan zakat bagi yang meninggal dunia, hutang piutang kepada orang lain, wasiat apabila pernah berwasiat, biaya perawatan bagi si mayit yang berhak mendapatkan perawatan yang layak, dan pembagian warisan setelah empat hal tersebut telah dilunasi.

Oleh karena itu Pengurus WPWA melaksanakan  pelatihan pemusalaran jenazah  ini, kegiatan tersebut dipandang sangat penting guna membina kualitas keagamaan yang lebih mendalam di masyarakat. Sekaligus sebagai wahana untuk menciptakan kegiatan kehidupan yang berkualitas dan mandiri, melalui pemenuhan kebutuhan spiritual.

Saya harapkan melalui kegiatan pelatihan pemusalaran jenazah ini nantinya, dapat memperoleh berbagai manfaat. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi peserta selain untuk memudahkan dalam mempelajari dan mempraktikan pelaksanaan pemusalaran jenazah, hal terpenting setelah pelatihan adalah praktek nyata para peserta. Tidak susah lagi untuk mencari orang yang memandikan mayat.

##GS#

Comments